Ciri-Ciri Anak Muda yang Akan Sukses

Ciri-Ciri Anak Muda yang Akan SuksesDunia bisnis semakin digandrungi oleh anak muda sebagai jalan karier pilihan pada beberapa tahun terakhir. Karena bakat berbisnis itu nggak muncul begitu aja, bakat tersebut perlu dilatih dan diasah terus menerus agar kamu yang ingin menggeluti dunia bisnis dapat menraik kesuksesan yang diinginkan dan tentunya nggak kalah saing dengan banyaknya pelakon bisnis yang terus bermunculan.

Ada banyak, lho, faktor yang dapat menentukan kesuksesan seorang pebisnis. Selain sikap dan perilakunya dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar, tentunya kesuksesan berbisnis juga ditentukan oleh  karakter dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh pribadi masing-masing.

Nah, buat kamu para pebisnis muda yang sedang dalam jalan menuju kesuksesan, harus kamu pahami bahwa anak muda yang memiliki lima ciri seperti ini saja yang akan berhasil mencapai kesuksesan tersebut di masa depan. Apa aja, sih?

1. Disiplin

Hal paling pertama yang membuat kebanyakan pebisnis muda kerap menemui kegagalan dalam ketika merintis kariernya adalah rendahnya kedisiplinan. Kesuksesan bukanlah sesuatu yang instan dan dunia bisnis tentunya nggak mudah untuk dijalani—terutama untuk kamu yang kurang berusaha keras.

Karakter kedisiplinan itu bukan sesuatu yang kamu miliki sejak lahir, sehingga butuh waktu dan kemauan yang kuat untuk memupuk kedisiplinan agar menjadi suatu kebiasaan. Kamu yang selalu berusaha mendisiplinkan diri sedari kecil akan mudah mencapai kesuksean dalam berbisnis karena kamu sudah membiasakan diri untuk bekerja dengan fokus dan tujuan yang jelas. Ingat, kalau mau sukses, jangan sekali-kali kasih kendor!

2. Berani ambil risiko

Banyak yang bilang kalau merintis bisnis di usia muda itu adalah kesalahan besar, karena katanya yang muda itu masih terlalu “hijau” alias minim pengalaman. Padahal, berbisnis sejak usia muda itu adalah hal yang tepat untuk dilakukan, karena semasa muda kamu masih memiliki energi yang cukup untuk bekerja keras dan kamu masih punya banyak waktu yang nggak akan terbuang sia-sia untuk belajar dari kesalahan.

So, jangan ragu untuk mengambil risiko ketika merintis bisnis selagi kamu memulainya di usia muda. Salah satu kunci kesuksesan adalah keberanian, tapi kamu harus tetap berhati-hati karena berani bukan berarti ceroboh. Kamu juga harus memperhitungkan risiko yang kamu ambil terlebih dahulu sebelum berani memutuskan untuk megambil risiko tersebut. Dengan begitu, bisnis kamu nggak akan pernah statis karena kamu tetap bisa mengambil keuntungan dalam situasi sulit sekali pun.

3. Mampu berpikir kritis

Menjadi pribadi yang kreatif dan inovatif aja nggak cukup untuk bisa mejadi pebisnis muda berdaya saing tinggi, sob. Karena dunia bisnis nggak bisa mengandalkan penerapan tanpa adanya teori dasar yang valid, dibutuhkan pemikiran kritis yang dapat membantu kamu dalam menjalankan bisnis dalam menyediakan apa pun yang dibutuhkan dan disenangi oleh konsumen.

Berhubung generasi kamu adalah pangsa pasar yang terkuat untuk menggerakan roda ekonomi global, kamu tentunya karus bisa menebak tren serta kecenderungan selera dan kebutuhan yang terus bergerak dari waktu ke waktu. Jika kamu mampu berpikir kritis dalam membaca dan menganalisi tren pasar tersebut, bisnis kamu nggak akan “tenggelam” seiring berkembangnya zaman. Asah terus kemampuan ini lewat membaca, diskusi, serta berbagi pengalaman dan networking, ya!

4. Adaptif

Ketika kamu sudah mampu berpikir kritis dan mampu membaca tren pasar untuk dapat membawa bisnis kamu ke tahap selanjutnya, hal lain yang nggak kalah penting untuk kamu lakukan adalah beradaptasi dalam perubahan yang sekiranya akan kamu terapkan untuk dapat menyesuaikan diri dalam tren tersebut. Nggak hanya dalam perubahan internal, kamu juga harus siap dala menyesuakan diri dalam segala perubahan eksternal yang terjadi di luar kontrol kamu.

Karakter yang adaptif akan mempermudah kamu dalam “bertahan” di dunia bisnis yang terus bergerak mengikuti perubahan. Seorang pebisnis muda yang bakal sukses di kemudia hari harus mampu beradaptasi pada banyak aspek, mulai dari hal-hal apa yang harus disesuaikan dengan kecanggihan teknologi sampai pada pengalaman terbaik yang bisa diberikan dalam pemenuhan kebutuhan pelanggan.

5. Mau menerima kritikan

Kritikan, tuh, bukan sesuatu yang negatif dan selalu bertujan untuk menjatuhkan kamu, kok, gaes. Mau mendengar dan menerima kritik seseorang adalah hal yang menandakan bahwa kamu berhati besar dalam mengakui kekurangan dan kesalahan dan siap bertanggung jawab atas setiap tindakan yang kamu lakukan.

Anak muda yang nggak mau maju adalah anak muda yang nggak bisa menerima kritik, begitu pula dengan suatu bisnis. Bisnis yang kamu jalankan nggak akan berkembang dan selalu stagnan apabila kamu takut—bahkan menolak—kritikan yang datang dari berbagai arah. Kamu hanya akan bisa memperoleh kesuksesan apabila kamu mau menerima kritik, menyerap kritik tersebut, mampu megolah dan menjadikannya perubahan untuk bisa membuat bisnis kamu menjadi lebih baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX5B3EE8CA50191